Sabtu, 22 Oktober 2016

Pontianak Kota Paling Menarik Untuk di Kunjungi

Pontianak Kota Paling Menarik Untuk di Kunjungi. Kota Pontianak adalah kota di Indonesia yang letaknya berada pada tepatnya di bawah garis katulistiwa. Kota yang menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Barat ini dilalui oleh sungai kapuas, yaitu sungai terpanjang di Indonesia. Luasnya yang mencapai 107 km2 dengan jumlah penduduknya sekitar 554.764 jiwa ini membuat Kota Pontianak menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerintahan di Kalimantan Barat. Pesatnya pembangunan dan arus globalisasi tak urung sering kali membuat banyak orang tak tahu tentang sejarah dan asal usul kota Pontianak mulai berdirinya hingga perkembangannya yang pesat hingga saat ini.

Asal Usul Berdirinya Kota Pontianak
Dilihat dari sejarahnya, Kota Pontianak ini dulunya adalah sebuah hutan belantara yang lokasinya tepat pada simpang tiga sungai, yaitu pada sungai Landak, sungai Kapuas, dan sungai Kapuas Kecil. Seiringnya waktu berjalan, kota yang dulunya hutan ini di babat dan dibuka sekelompok warga yang berasal dari Kerajaan Melayu. Warga yangdipimpin oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie ini menebang pohon-pohon dan mendirikan sebuah perkampungan mulai sejak Oktober 1771 M. Dan sekarang terlihat seperi gambar di bawah ini.


Kota Pontianak sekarang ini terkenal dengan garis katulistiwanya. Kota ini memang menjadi salah satu wilayah di dunia yang dilalui oleh garis imajinasi yang membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu Utara dan selatan. Untuk menguatkan sebagai kota Katulistiwa, di Pontianak didirikan sebuah monumen tepat dilokasi yang diduga sebagai garis tengah bumi yaitu didirikannya sebuah nama Tugu Katulistiwa.
Tidak hanya itu, Kota Pontianak ini juga memiliki banyak tempat wisata yang bisa dibangakan. Berikut ada beberapa tempat wisata Pontianak yang sering di kunjungi, antara lain;

1. Keraton Kadriah
    

 

Keraton Kadriah ini dibangun pada Tahun 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yang merupakan sultan pertama kesultanan Pontianak, Keraton Kadriah berada di jalan Tritura, Pontianak. Bangunan yang di dominasi dengan warna kuning ini dan terbuat dari kayu belian,  kayu di Kalimantan yang dikenal sebagai kayubesi karena kualitasnya yang sangat kuat.
Dihalaman, terdapat meriam kuno peinggalan Jepang dan Portugis. Sedangkan di dalam bangunan, Anda bisa menemukan singgasana Sultan dan permaisuri, lengkap dengan foto-foto, pakaian sultan dan sebagainya.

2.  Masjid Jami' Pontianak

Masjid ini dikenal sebagai Masjid Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie. Bersama keraton, masjid ini menjadi saksi asal mula Kota Pontianak. Atap Masjid bertingkat empat dan di dalamnya terdapat empat pilar utama dari kayu belian dengan diameter 0,5 meter. Tidak hanya itu, masjid ang mampu menampung 1.500 jamaah ini dibuat dengan gaya rumah panggung untuk menghindari banjir saat Sungai Kapuas meluap.
Masjid Jami' ini terletak sekitar 200 meter dari Keraton Kadriah. Setelah dari masjid, Anda bisa mampir ke pasar tradisional yang berada di sisi kiri pintu masuk masjid. Dipasar ini, Anda bisa membeli ikan segar dari Sungai Kapuas.

3. Tugu Khatulistiwa


Merupakan sebuah bangunan klasik yang menjadi sebuah kebanggan warga kota Pontianak, yaitu TuguKhatulistiwa. Tempat wisata ini berada sekitar 3 km dari pusat Kota. Tugu utama terdiri dari empat pilar kayu belian, dua pilar bagian belakang lebih tinggi dai pilar bagian depan. Selain itu, ada tulisan EVENAAR di antara dua pilar belakang.
Di Tugu Khatulistiwa ini, terdapat museum yang berisi sebuah informasi mengenai garis imajinasi bumi ini. Untuk masuk ketempat wisata ini. Anda tidak dipungut biaya. Akan tetapi, jika Anda ingin mendapatkan sebuah sertifikat sebagai bukti kunjungan yan di tandatangani oleh Walikota Pontianak, Anda bisa menghubungi petugas di tempat.
Saat terbaik untuk dapat mengunjungi Tugu Khatulistiwa ini adalah pada tanggal 21-23 Maret atau 21-23 September. Pada saat itu, terjadi fenomena alam dimana matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa sehingga semua benda yang berada di atas garis ini tidak akan memiliki bayangan.

4. Taman Alun-alun Kapuas (Korem)


Keberadaan Sungai Kapuas tak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Kota Pontianak. Bukan hanya sebagai jalur transportasi air, sunai ini juga dimanfaatkan tepiannya sebagai sebuah taman untuk rekreasi keluarga. Tempat wisata ini, paling banyak di kunjungi warga Kota Pontianak ketika sore hari hingga malam hari yang berada di depan kantor walikota.
Taman dengan luas 3 ha ini memiliki replika Tugu Khatulistiwa di salah satu sudutnya. Selain itu, ada banak bangku yang bisaAnda gunakan untuk bersantai sambil menikmati sajian kuliner khas Pontianak yang ada di sekitar lokasi.

5. Aloe Vera Center

Aloe Vera Center merupakan wadah budidaya tanaman lidah buaya yang berada di Jalan Budi utomo, Siantan Hulu, Pontianak Utara. Disini, Anda bisa menemukan lidah buaya dengan ukuran raksasa. Bayangkan saja, setiap pelepahnya bisa mencapai berat 1.2 kg. Anda juga bisa melihat proses pengolahan tanaman ini menjadi aneka makanan ringan seperti, dodol, permen dan tepung. Selain itu, lidah buaya juga bisa di olah menjadi minuman segar.