Minggu, 08 Januari 2017

Cara Cerdas Memilih Asuransi Yang Baik

MasHairul.Com - Bisakah Asuransi Menjadi Penangkal Krisis? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan di tengah krisis finansial yang pernah mendera dunia belakangan ini. Semua orang ingin memiliki stabilitas keuangan yang kuat, aman dan sehat. Hidup terlindung dari beragam risiko dan memiliki stabilitas keuangan adalah dambaan semua orang.

Seperti yang kita lihat sekarang, bisnis asuransi di Indonesia  beberapa tahun terakhir ini semakin tumbuh yang signifikan. Di satu sisi, hal ini tentu memberikan efek yang sangat baik, karena menunjukkan atas kesadaran masyarakat untuk berasuransi.
Di dalam rutinitas sehari-hari, tanpa di sadari kehidupan setiap manusia memang selalu berhadapan dengan yang namanya resiko; seperti resiko kesehatan, resiko kecelakaan, resiko kematian, dan bahkan resiko kehilangan aset.
Dari situlah mulai bermunculan kesadaran bagi masyarakat bahwasanya untuk memiliki sebuah asuransi itu sangat penting  dan apabila di tengah perjalanan mengalami resiko yang mungkin tidak kita inginkan dapat di tanggung oleh pihak asuransi sehingga bisa membantu keadaan finansial kita.  Namun, bukan hanya itu saja. Saat ini sudah banyak perusahaan asuransi yang mulai mengembangkan bisnisnya bukan hanya sekedar memproteksi kesehatan, akan tetapi juga digunakan sebagai salah satu investasi.
Seiring dengan meluasnya perusahaan asuransi di Indonesia, banyak agen-agen asuransi yang menawarkan asuransi dengan layanan produk kesehatan sekaligus investasi. Iya, nama produknya adalah unit link, dimana selain kita menabung untuk asuransi kesehatan kita juga bisa berinvestasi untuk menambahkan nilai tabungan kita. Namun, masyarakat juga perlu hati-hati terhadap penawaran yang menggiurkan dari agen asuransi tersebut. Jangan mudah terlena dengan hasil investasi yang di sampaikan, namun pelajari dengan baik jangan sampai premi yang sudah Anda bayarkan setiap bulannya, ternyata tidak dapat meng-cover saat terjadi resiko, ujungnya malah merasa rugi dan merasa tertipu.
Lalu, bagaimana cara memilih asuransi yang baik dan aman? Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mauliaman D. Hadad, pada 2015 penetrasi asuransi di Indonesia masih kecil, baru mencapai 2.14 %. Maka sangat wajar jika banyak perusahaan asuransi yang masuk ke Indonesia untuk menawarkan produknya.
Namun karena banyaknya penawaran asuransi di Indonesia, maka Anda perlu tahu apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih sebagai produk asuransi. Untuk itu berikut ada beberapa panduan dari OJK yang perlu Anda ketahui:

Pertama, pilihlah produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, bukan karena tertarik kepada promo dan hadiah yang ditawarkan atau karena terpaksa. Jika memang perlu konsultasilah erlebih dahulu dengan pihak-pihak yang menurut Anda memahami hal ini.

Kedua, mengenal lebih banyak kapasitas perusahaann asuransi yang akan Anda pilih, terutama yang terkait dengan pelayanan klaim (bisa dilakukan melalui studi internet atau dari informasi kerabat dan teman dekat). Dalam memilih perusahaan asuransi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Di antaranya, pastikan perusahaan asuransi yang telah di pilih terdaftar di OJK dan asosiasi. Dapat juga dilihat melalui wibesite OJK dan asosiasi ditanyakan langsung ke layanan konsumen OJK.

Ketiga, ketika sudah memilih produk asuransi dari perusahaan, pastikan mengisi data di SPAJ (Surat Permintaan/Permohonan Pertanggungan Asuransi) dengan lengkap, jujur, jelas, dan tidak menandatanganinya dalam kondisi kosong (tidak lengkap). Jangan lupa tanyakan secara ricnci mengenai manfaat yang diberikan, kondisi yang dipersyaratkan, dan pengecualian jaminannya (dimana hal ini lah yang sering muncul menjadi alasan penolakan pengajuan klaim oleh pihak asuransi).

Keempat, pastikan mengenai periode yang diperkenankan dalam pembayaran premi, jangan sampai terjadi keterlambatan (Outstanding) pada saat terjadinya kerugian yang dapat mengakibatkan klaim tidak dibayar. Biasanya diperkenankan 14 hari kerja setelah tanggal jaminan yang tercantum dalam polis.

Kelima, jika polis sudah di terima, baca dengan teliti polis beserta semua lampiran yang sudah di terima. bila ada yang kurang sesuai, maka polis dapat dibatalkan atau dilakukan perubahan sesuai data yang akurat.

Semoga, artikel ini bermanfaat buat kita semua bagi yang membacanya.

Salam Cerdas Memilih Asuransi Yang Baik

0 komentar: